Kamis, 2 April 2026 - 14:17:09 WIBKorban Bencana Di Sumut Tidak Lagi Tinggal Di Tenda Pengungsia
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Nasional - Dibaca: 31 kali

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memastikan, seluruh korban bencana hidrometeorologi saat ini tidak lagi tinggal di tenda pengungsian.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung mengaku, pengungsi telah berpindah ke hunian yang lebih layak.
"Baik hunian sementara (huntara), hunian tetap (huntap) maupun rumah kontrakan yang difasilitasi oleh pemerintah," ungkap Basarin yang juga Ketua Harian Posko Tanggap Bencana Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Rabu.
Data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumut terakhir mencatat, sebanyak 4.843 jiwa dari 1.412 kepala keluarga masih mengungsi di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Ahad (15/3).
Mereka merupakan bagian dari korban terdampak 13.378 jiwa dari 3.371 kepala keluarga atas lima kabupaten/kota di Sumatera Utara akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi akhir November 2025.
"Sumut sudah zero pengungsi. Pengungsi sudah menghuni huntara, huntap. Ada juga mengontrak rumah sementara dengan dana yang disediakan pemerintah," tegas Basarin.
Pihaknya menjelaskan, pembangunan hunian tetap masih terus dilakukan percepatan di berbagai wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di kabupaten/kota se-Sumut.
Sebagai bagian percepatan itu, sebanyak 120 unit hunian tetap di Desa Hapesong, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, telah diserahkan kepada masyarakat terdampak.
"Minggu lalu diserahkan 120 unit huntap di Desa Hapesong, Tapanuli Selatan, kepada masyarakat terdampak. Sisa hunian tetap lainnya terus dikebut pembangunannya,” katanya.
Basarin juga mengatakan, bahwa pembangunan hunian tetap dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah, institusi negara hingga sektor swasta.
"Percepatan terus kita lakukan bersama swasta, dan institusi negara. Kita berharap kolaborasi ini terus terjaga, sehingga masyarakat terdampak dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal," tutur Basarin.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian meminta pemerintah daerah menyediakan data korban secara rinci berbasis nama dan alamat sebagai percepatan penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Tito yang juga Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera mengatakan, terutama di tiga provinsi Sumatera, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
"Kita apresiasi Bupati yang sangat cepat memberikan data, sehingga bantuan segera tersampaikan," ucap Tito bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait didampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya usai Penyerahan Kunci Tahap Satu 120 Unit Hunian Tetap untuk Rakyat Korban Bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat (27/3).
-a1/anc-

- Polres Belawan Dalami Kasus Perdagangan Bayi Di Deli Serdang
- Buron 1 Tahun, Tujuh Pembobol Rumah Diringkus Polres Simalungun
- MPR : Tarik Pasukan Perdamaian dari Lebanon
- 6 Nama ‘Berebut’ Kursi Ketua Di Muscab PKB Deliserdang
- Soal Stasus Dua Anggota DPRD Yang Belum Dilantik KPU Sumut Buka Suara
0 Komentar :
Isi Komentar :





