Senin, 20 Juli 2020 - 00:38:13 WIB
Tahun Ini, Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 0%
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Ekonomi - Dibaca: 70 kali

Medan (wartamedan.com) -

Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 0 persen pada tahun 2020. Namun pada 2021, Indonesia diproyeksi bisa meraih pertumbuhan ekonomi 4,8 persen dan meningkat menjadi 6 persen pada 2022.

“Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2020 tidak tumbuh alias 0 persen,” kata ,” kata World Bank Country Director untuk Indonesia dan Timor-Leste. Satu Kahkonen, dalam laporan Indonesia Economic Prospects edisi Juli 2020 di Jakarta, Kamis (16/7).

Menurutnya, krisis perekonomian global yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 menerpa hampir seluruh negara, termasuk Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan akan turun menjadi 0 persen pada tahun 2020,

Hal ini karena kecemasan konsumen dan pembatasan pergerakan untuk meredam penyebaran virus, telah mengakibatkan berhentinya kegiatan pariwisata, rendahnya harga komoditas, dan berhenti beroperasinya toko maupun restoran.

Ditambahkan, pemulihan akan terjadi secara berangsur-angsur, dan pertumbuhan PDB riil diproyeksikan akan mencapai 4.8 persen pada tahun 2021, dan akan kembali ke 6.0 persen pada tahun 2022.

Dampaknya terhadap mata pencaharian juga besar, di mana sebagian besar masyarakat Indonesia mengalami kehilangan pendapatan.

“Tanpa perluasan program bantuan sosial secara signifikan, sebanyak 5,5 juta rakyat Indonesia dapat masuk dalam kemiskinan yang diakibatkan oleh COVID-19,” ujar Kohkonen. . .

Dalam menghadapi krisis ini, menurutnya, pemerintah Indonesia telah mengumumkan suatu paket fiskal yang mencapai 4,3 persen dari PDB. Untuk meningkatkan kesiapan sektor kesehatan dan peningkatan secara substansial program bantuan sosial.

Jika dicairkan secara penuh dan tepat sasaran, maka paket stimulus dapat mencapai tujuannya untuk memitigasi dampak pandemi terhadap kemiskinan.

“Kami menyambut baik tindakan masif dari Pemerintah Indonesia untuk memitigasi dampak dari krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya. Adalah penting untuk secara efektif menerapkan paket tersebut agar dampaknya dapat dirasakan secara penuh oleh masyarakat maupun perekonomian,” tuturnya.

Sementara itu , World Bank Lead Economist untuk Indonesia, Frederico Gil Sander mengatakan, merasa terdorong dengan kegigihan Pemerintah Indonesia menggunakan krisis ini sebagai peluang dengan mempercepat berbagai reformasi penting.

Tentunya bertujuan untuk meningkatkan daya saing, yang akan menjadi dasar kuat bagi pemulihan yang lebih mantap. Pihaknya mendukung pemerintah Indonesia membangun secara lebih baik saat bangkit dari krisis,

Dengan memperluas cakupan program perlindungan sosial yang diawali saat pandemi terjadi dan mengatasi kesenjangan yang baru teridentifikasi pada sistem, serta mempercepat penerapan perawatan kesehatan universal untuk semua warga negara.

 

 

 

-a1/wci-




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)