Kamis, 5 Februari 2015 - 18:57:30 WIB
Penghapusan PBB Diprediksi Ganggu PAD
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Medan - Dibaca: 18294 kali

Medan (wartamedan.com) -

Rencana penghapusan pajak bangunan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursydan Baldan, diprediksi bakal mengganggu pendapatan daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Medan.

Pasalnya, pendapatan asli daerah (PAD) Pemkot Medan yang terbesar saat ini berasal dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), yakni sebesar Rp376 miliar per tahun.

"Dalam bingkai NKRI, Pemkot Medan wajib setuju dengan kebijakan itu, bila benar-benar dilakukan. Namun harus dipikirkan sumber pendapatan lain, bila pajak bangunan dihapuskan," kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Medan M Husni, Kamis (5/2/2015).

Menurutnya, penghapusan pajak bangunan akan sangat berpengaruh bagi pembangunan Kota Medan dan pembiayaan pelayanan kepada warga.

"Kalau kebijakan itu benar-benar diberlakukan, akan sangat berpengaruh bagi Pemkot Medan, kita pasti akan kewalahan. Apalagi bagi hasil dari pusat melalui DAU (dana alokasi umum) untuk Pemkot Medan dikurangi Rp120 miliar," ucapnya.

Saat disebutkan penghapusan pajak bangunan hanya diberlakukan bagi rumah hunian, bukan untuk kantor dan bangunan komersil lainnya, Husni mengatakan, di situlah letak persoalannya.

"Pasalnya, 95 persen penyumbang PBB di Medan adalah rumah hunian," tambahnya.

 

 

 

 

 

-a1/bsc-




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)