Senin, 23 Maret 2020 - 14:07:18 WIB
Rumah Sakit dan Puskesmas Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Cegah Virus Corona
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Medan - Dibaca: 273 kali

Medan (wartamedan.com) -

Anggota DPRD Medan Abd Rani SH minta seluruh Rumah Sakit (RS) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Medan agar maksimal meningkatkan kewaspadaan mencegah penularan Coronavirus Disease 19 (Covid-19). Pemko Medan supaya memberikan sosialisasi dan pelayanan kepada masyarakat terkait gejala penyakit apa pun.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Medan Abd Rani SH saat mengelar sosialisasi Perda (Sosper) ke III Tahun 2020 No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jl Murai Gg Kadar, Kelurahan Sei Sikambing, Kec Medan Sunggal, Minggu (22/3/2020). Hadir saat sosialisasi tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan ratusan warga.

Apalagi kata Abd Rani, Pemko Medan telah memiliki Perda Sistem Kesehatan maka harus memaksimalkan penerapan Perda guna mencegah Virus Corona. Perda Sistem Kesehatan sudah lama diterbitkan namun hasilnya belum terlihat penerapan yang dirasakan masyarakat. Maka untuk itu, Pemko diminta supaya serius menjalankan Perda dimaksud.

Sama halnya dengan kewajiban Pemko Medan untuk menjamin dan membina Kesehatan lingkungan bagi masyarakat yakni bebas dari limbah, sampah, sarang serangga serta asap rokok. Ke depan penerapan itu supaya ditingkatkan demi peningkatan kesehatan semua pihak.

Pada kesempatan itu, Abd Rani juga mengajak warga Medan dapat meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Peningkatan kesadaran menjaga kesehatan salah satu upaya mencegah berkembangnya Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Medan.

“Tingkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Kurangi aktifitas di luar rumah menjaga kesehatan,” ujar Abd Rani asal politisi PPP itu.

Abd Rani juga berharap Pemko Medan benar benar menjalankan Perda pada BAB VI Pasal 10 terkait pelayanan kesehatan dasar. Begitu juga pada Pasal 10 disebutkan Pemko harus bertanggungjawab memberikan pelayanan kesehatan dasar yang dilakukan UPT Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

Pemko Medan bertanggungjawab menyediakan SDM kesehatan, sarana, prasarana, obat dan vaksin pelayanan kesehatan dasar. Selanjutnya pihak Pemko harus melakukan pembinaan terhadap terhadap pelayanan masyarakat yang akan berkordinasi dengan masyarakat.

Selanjutnya Rani menjabarkan Perda No 4 Tahun 2012 mengatur soal Kesehatan Lingkungan sebagaimana yang tertera Pada BAB VI Pasal 26. Tujuannya untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat fisik, biologi dan sosial agar setiap orang mendapat derajat kesehatan.

Dalam Pasal itu diwajibkan Pemko, swasta dan masyarakat menciptakan lingkungan yang sehat. Lingkungan sehat itu harus bebas dari unsur yang menimbulkan gangguan kesehatan seperti, asap rokok, limbah, sampah zat kimia, kebisingan dan radiasi sinar pengion.

Sama halnya gedung pemerintahan dan tempat umum wajib menyediakan tempat khusus merokok dan memasang tanpa kawasan tanpa rokok. Setiap orang dan prlaku dilarang memperjualbelikan rokok kepada anak dibawah umur.

Bahkan mengenai makanan dan minuman yang sehat juga diatur dalam Perda tersebut seperti pada Pasal 28. Disebutkan, setiap makanan dan minuman yang dikemas wajib diberi tanda atau label sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Dalam Perda juga diatur berupa sanksi pada BAB XV Pasal 87 yang mana setiap orang yang melanggar ketentuan yang disebut dalam Perda dikenakan sanksi adminitrasi dan pidana. Sanksi tersebut berupa penutupan sarana kesehatan dan pencabutan izin dan status badan hukum.

Sedangkan dalam Pasal 89 disebutkan setiap orang yang melanggar ketentuan bisa diancam pidana kurungan paling lama 6 bulan atau pidana denda paling banyak Rp 50 jt.

Pada BAB VII terkait bentuk penyelenggaraan biayaan Kesehatan Pada Pasal 43 disebutkan Pemko Medan berkewajiban membiayai seluruh upaya kesehatan serta menjamin pelayanan kesehatan yang aman, adil, terbuka dan terjangkau. Pemko mendorong swasta dan masyarakat untuk berperan aktif mandiri mengatasi pembiayaan.

Selain itu di Pasal 44 yakni pembebasan biaya pelayanan kesehatan. Pada Pasal itu Pemko membiayai seluruh upaya pelayanan kesehatan dasar yang dilaksanakan di Puskesmas. Pemko membiayai upaya kesehatan rujukan bagi masyarakat miskin.

 

Sebagaimana diketahui Perda No 4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan terdiri XVI BAB dab 92 Pasal. Ditetapkan di Medan pada 8 Maret 2012 di tanda tangani Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap.

 

 

 

-a1/gsc-




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)