Jumat, 26 Juli 2019 - 01:25:51 WIB
PKPA Sarankan Pemko Medan Jemput Bola Soal KIA
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Nasional - Dibaca: 305 kali

Medan (wartamedan.com) -

Direktur Eksekutif Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA), Keumala Dewi, menyebut kurangnya akses informasi Pemerintah Kota Medan menjadi penyebab tidak tahunya masyarakat adanya Program Kartu Identitas Anak (KIA).

“Pemerintah enggak cukup sosialisasi, pemerintah harus jemput bola melalui perpanjangtangannya di dinas-dinas. Inilah pentingnya sinergi pemerintah dan stakeholder terkait,” ujarnya kepada Waspada Online, Rabu, (24/07).

Keumala Dewi menyebut Kartu Identitas Anak ini pada prinsipnya hanya sebuah alat. Hak paling dasar adalah akte kelahiran pada anak tersebut. Untuk itu, harus diperbaiki dulu mekanisme serta melengkapi persyaratan agar anak punya kartu identitas.

“Contoh ya, di Medan aja kami (PKPA, red) tiap tahun bikin akte bantu komunitas miskin kota sekitar 38-40 anak. Namun kami di sini untuk mengajari orangtua mereka ke Disdukcapil, membawa dokumen, mengajari mereka agar tahu prosedur,” ujarnya.

Harus diakui bahwa akte kelahiran ini sangat penting bagi anak yang ingin masuk kartu keluarga, mendaftar sekolah, buat paspor, bahkan buat Kartu Identitas Anak (KIA) juga.

“Secara mandatnya, kartu identitas ini sebenarnya bagus dan memudahkan pemerintah untuk menyalurkan support yang dibutuhkan kepada anak yang memiliki kartu identitas anak. Misalnya beasiswa, bantuan alat belajar diberikan melalui pendaftaran kartu identitas anak. Ini idealnya,” tegasnya.

Pada berita sebelumnya, sejumlah warga Kelurahan Teladan Barat Kecamatan Medan Kota mengaku tidak mengetahui adanya Program Kartu Identitas Anak yang diluncurkan Kementerian Dalam Negeri. Mereka pun berharap pihak kelurahan terus gencar mensosialisasikan program tersebut agar ada jaminan untuk anak-anak mereka mendapatkan bantuan dari pemerintah.

 

 

-a1/woc-




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)