Selasa, 12 Mei 2020 - 01:11:06 WIB
Beri 4 Usulan ke PT LIB, PSMS Minta Subsidi untuk Gaji Pemain
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Olahraga - Dibaca: 159 kali

Medan (wartamedan.com) -

PT Liga Indonesia Baru berharap mendapat masukan dari klub jika nantinya masa darurat diperpanjang oleh pemerintah. Merespon surat itu, PSMS Medan memberikan empat usulan kepada PT LIB.

"Terkait surat dari LIB itu kami ada sampaikan beberapa poin. Pertama penggajian pemain sebesar 25 persen tetap dilakukan sampai dengan Juni. Kedua, pembebasan dari klub untuk tidak menggaji pemain dari Juli sampai Desember," kata Sekretaris Umum PSMS Julius Raja, Jumat (1/5/2020).

"Ketiga, mengenai DP (uang muka) dan kontrak pemain tetap lanjut. Dan akan dilanjutkan Januari 2021 apabila kompetisi dijalankan. Keempat, kami mengharapkan bantuan subsidi dari LIB untuk klub terkait pembayaran gaji Mei dan Juni," tambahnya.

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sudah ditetapkan berhenti selama tiga bulan hingga Mei mendatang.

Keputusan ini menindaklanjuti instruksi Presiden RI Joko Widodo yang kemudian diimplementasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Manajemen PSMS memilih mengikuti arahan dari pemerintah. Sebab ada tiga surat yang diberikan oleh pemerintah terkait keputusan Presiden tentang kondisi Kahar. Kemudian keputusan tanggap darurat oleh BNPB dan surat Maklumat Polri.

"Jadi ketiga surat inilah menjadi acuan. Karena di daerah lain terapkan PSBB. Berbeda-beda penerapannya. Ada yang sampai bulan Agustus. Jadi semua ini kami serahkan kembali ke LIB untuk menyikapi hal ini dengan bijaksana tanpa melanggar ketentuan dan harus kordinasi dengan PSSI dan Menpora," pungkasnya. 

Perpanjang Kerja Sama dengan Sponsor

PSMS Medan meminta pengertian dari para sponsor musim ini jika nantinya PSSI memutuskan kompetisi musim ini dihentikan total akibat pandemi Covid-19.

Sekretaris Umum PSMS Julius Raja mengatakan akan tetap menjalin komunikasi dan bekerja sama dengan pihak sponsor untuk musim depan 2021 mendatang.

"Kalau dengan sponsor kami akan lanjutkan lagi untuk tahun depannya 2021 jika dihentikan kompetisinya. Lagi pula yang diterima dari sponsor kan baru panjar saja," ujar Raja.

"Dengan situasi seperti ini kami harap sponsor pengertian. Karena ini sifatnya force majeur dan bukan di Indonesia saja. Negara lain juga mengalami keadaan seperti sekarang ini," tambahnya.

"Jika memang terhenti, soal rugi atau tidaknya PSMS, sudah pasti. Mari sama-sama berdoa agar cepat selesai ini semua," pungkas Raja.

 

 

-a1/tnc-




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)