Senin, 14 September 2026 - 16:57:31 WIB
Zverev Juara US Open 2026
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Olahraga - Dibaca: 45 kali

Medan (wartamedan.com) -

Petenis Jerman Alexander Zverev meraih gelar US Open 2026 setelah mengalahkan petenis tuan rumah Ben Shelton 6-3, 7-6(2), 5-7, 6-2 pada final di Arthur Ashe Stadium, New York, Senin WIB.

Gelar US Open menjadi gelar Grand Slam kedua Zverev pada musim 2026 setelah menjuarai Roland Garros pada Juni, sekaligus menjadi petenis putra keempat pada era Open yang mampu meraih dua gelar Grand Slam pertamanya dalam satu musim.

"Saya ingin berterima kasih kepada tim saya. Kami melewati 30 tahun tanpa memenangi gelar Grand Slam dan sekarang kami memenangi dua gelar dalam rentang tiga bulan," kata Zverev dalam seremoni penyerahan trofi dikutip dari ATP.

Zverev tampil solid sejak awal pertandingan dengan mampu meredam permainan agresif Shelton. Ia berkali-kali mengembalikan pukulan keras petenis Amerika Serikat itu dengan bola yang dalam dan akurat, terutama ketika reli berlangsung panjang.

Shelton yang mengandalkan servis eksplosif dan permainan menyerang, kesulitan menemukan ritmenya. Dua kesalahan ganda yang dilakukannya pada set pertama terjadi ketika menghadapi break point sehingga Zverev mampu merebut set pembuka 6-3.

Pada set kedua, Shelton lebih sering maju ke depan untuk mengganggu permainan Zverev. Namun, petenis peringkat kedua dunia itu tetap mampu memberikan tekanan hingga set tersebut harus ditentukan melalui tie-break.

Zverev langsung mengambil kendali pada tie-break dengan unggul 5-0 sebelum menutup set dengan skor 7-2.

Shelton kemudian bangkit pada set ketiga. Setelah Zverev melakukan sejumlah kesalahan yang tidak biasa, Shelton memanfaatkan peluang pada gim ke-12 untuk merebut set 7-5 sekaligus menghidupkan harapan membalikkan keadaan.

Namun, Zverev segera menghentikan momentum tersebut. Ia langsung melakukan break pada gim pembuka set keempat dan kembali mendominasi permainan dari kedua sisi lapangan.

Zverev kemudian memenangi 12 dari 14 poin terakhir untuk memastikan kemenangan dalam pertandingan yang berlangsung selama tiga jam 33 menit.

"Ben, kamu adalah pemain dan pribadi yang luar biasa. Ini final Grand Slam pertamamu, tetapi saya sudah mengatakan kepadamu bahwa kamu akan kembali ke sini berkali-kali," ujar Zverev kepada Shelton.

Kemenangan di US Open melengkapi kebangkitan Zverev setelah mengalami kekecewaan besar pada awal 2025. Saat itu, ia kalah dari Jannik Sinner pada final Australian Open, yang menjadi kekalahan ketiganya dalam final Grand Slam.

Pada musim ini, Zverev mencapai semifinal Australian Open sebelum memecahkan kebuntuan dengan menjuarai Roland Garros. Lima pekan kemudian ia melaju ke final Wimbledon dan kini menutup rangkaian Grand Slam 2026 dengan gelar US Open.

"Saya rasa Tuhan melihat betapa keras kami bekerja, seberapa besar penderitaan yang kami alami dan seberapa banyak rasa sakit yang kami lalui. Saya pikir 2026 adalah hasil dari semua tahun yang terjadi sebelumnya," kata Zverev. 

Sementara itu, Shelton gagal menjadi petenis putra Amerika Serikat pertama yang menjuarai Grand Slam tunggal sejak Andy Roddick pada 2003. Ia juga gagal mengikuti jejak Arthur Ashe sebagai petenis pria keturunan Afrika-Amerika kedua yang menjuarai Grand Slam.

Meski kalah pada final US Open pertamanya, Shelton akan naik ke peringkat tertinggi dalam karirnya, yakni No.4 ATP Rankings, Senin. Petenis berusia 23 tahun itu sebelumnya menyingkirkan juara bertahan Carlos Alcaraz pada perempat final.

Gelar US Open juga memperkuat peluang Zverev merebut posisi No.1 dunia pada akhir tahun. Ia kini unggul 700 poin atas Sinner dalam ATP Live Race To Turin sementara.

 

 

 

 

-a1/anc-




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)