Rabu, 31 Juli 2013 - 21:14:37 WIB
Putusan MK: Pindah Partai Tak Harus Mundur
Diposting oleh : redaksi1
Kategori: Politik - Dibaca: 292 kali

Jakarta (wartamedan.com) -

Mahkamah Konstitusi dipenghujung penetapan DCT membuat keputusan yang spektakuler dengan mengabulkan gugatan anggota DPRD yang saat ini masih duduk namun mencalonkan diri kembali pada Pemilu 2014 dari partai lain dapat bernafas lega dengan tidak harus mengundurkan diri

“Mengabulkan permohonan para Pemohon untuk sebagian. Pasal 16 ayat (3) UU Parpol bertentangan dengan UUD 1945 sepanjang tidak dimaknai: dikecualikan bagi anggota DPR atau DPRD jika: (a) partai politik yang mencalonkan anggota tersebut  tidak lagi menjadi peserta Pemilu atau kepengurusan partai poitik tersebut sudah tidak ada lagi, (b) anggota DPR atau DPRD tidak diberhentikan atau tidak ditarik oleh partai politik yang mencalonkannya, (c) tidak lagi terdapat calon pengganti yang terdaftar dalam Daftar Calon Tetap dari partai yang mencalonkannya,” urai M. Akil Mochtar, Ketua MK.

Dengan demikian Anggota DPRD yang “dipaksa” mengundurkan diri karena pindah parpol oleh berlakunya ketentuan pemberhentian anggota DPR/DPRD yang tercantum dalam Pasal 16 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik (UU Parpol) kini dapat bernapas lega. Pasalnya, MK memutuskan aturan tersebut konstitusional bersyarat. Putusan dengan Nomor 39/PUU-XI/2013 ini dibacakan oleh Ketua MK M. Akil Mochtar dengan didampingi oleh delapan hakim konstitusi pada Rabu (31/7) di Ruang Sidang Pleno MK.

Dalam pendapat Mahkamah yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Ahmad Fadilil Sumadi, merupakan hak konstitusional partai politik yang mencalonkan anggotanya untuk menariknya menjadi anggota DPR atau DPRD dan menjadi kewajiban pula bagi anggota partai politik yang bersangkutan untuk berhenti dari anggota DPR atau DPRD. Dalam kerangka pemahaman yang demikianlah, menurut Mahkamah ketentuan Pasal 16 ayat (3) UU Parpol adalah konstitusional.

Akan tetapi, lanjut Fadlil, apabila partai politik yang mencalonkan yang bersangkutan tidak memberhentikannya sebagai anggota partai dan tidak juga menariknya sebagai anggota DPR atau DPRD, walaupun yang bersangkutan telah menjadi anggota partai politik lain, tidak serta merta berhenti pula menjadi anggota DPR atau DPRD.

“Dalam kasus yang dipersoalkan oleh para Pemohon, para Pemohon pindah menjadi anggota partai politik lain, oleh karena partai politik yang semula mencalonkannya sebagai anggota DPR atau DPRD tidak lagi sebagai peserta Pemilu,” urainya.

Di beberapa daerah yang keanggotaan DPRD mayoritas diisi oleh partai yang tidak lagi ikut dalam Pemilu tahun berikutnya, lanjut Fadlil, maka anggota DPRD secara massal juga akan melakukan perpindahan ke partai politik lain yang menjadi peserta pada Pemilu berikutnya. Dalam jumlah yang signifikan, perpindahan anggota DPRD ini akan menimbulkan permasalahan dalam penggantian anggota yang mengakibatkan DPRD tidak akan dapat melaksanakan tugas konstitusionalnya, padahal pada tingkat daerah, DPRD merupakan bagian penting sebagai unsur dari pemerintah daerah bersama dengan kepala daerah.

“Kekosongan keanggotaan, apalagi dalam jumlah yang signifikan, akan menimbulkan persoalan legitimasi dan legalitas pengambilan keputusan sehingga mengakibatkan kepincangan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,” paparnya.

Menurut Mahkamah, sambung Fadlil, dalam kasus demikian terdapat dua masalah konstitusional yang harus dipecahkan, yaitu pertama, tidak berfungsinya DPRD menjalankan tugas konstitusionalnya dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah; dan kedua, terabaikannya hak konstitusional warga negara yang telah memilih para wakilnya.

“Oleh karena itu, untuk menjamin tetap tegaknya hak-hak konstitusional tersebut, Mahkamah harus menafsirkan secara konstitusional bersyarat tentang Pasal 16 ayat (3) UU Parpol, sehingga tidak menimbulkan persoalan konstitusional baru sebagai akibat terjadinya kekosongan anggota DPR dan DPRD. Berdasarkan seluruh pertimbangan di atas maka menurut Mahkamah dalil-dalil para Pemohon beralasan hukum untuk sebagian,” tandasnya.

Melalui putusan dari permohonan yang diajukan oleh 12 anggota DPRD dari berbagai parpol ini, maka peraturan KPU dan implementasi UU Parpol tidak berlaku bagi anggota DPRD yang pindah partai politik karena partainya tidak lagi menjadi peserta pemilihan umum legislatif (pileg) di tahun 2014, namun aturan itu berlaku bagi anggota DPRD yang pindah parpol, sedangkan partai pengusungnya pada pileg 2009 masih menjadi peserta di pemilu 2014.

 

 

 

-mk-




6 Komentar :

heraproteiini isolaatti
02 Oktober 2014 - 16:37:19 WIB

kopaliny a poszumy z dalece długodystansowej draki na kuchnię: tkwił pokoju
Rosana Hassanein
07 Oktober 2014 - 03:02:39 WIB

Na powierzchni skór komórkowych instytucji spośród doskonaleń, ponieważ zapowiada rzeczone defektu!
noclegi w bydgoszczy
09 Oktober 2014 - 04:19:20 WIB

Greetings from Colorado! I'm bored at work so I decided to check out your website on my iphone during lunch break. I really like the knowledge you present here and can't wait to take a look when I get home. I'm surprised at how quick your blog loaded on my phone .. I'm not even using WIFI, just 3G .. Anyways, good site!
. Read my website:
http://nutritionmusculation.eu

pulau umang indonesia
15 Oktober 2014 - 06:56:45 WIB

Awesome issues here. I am very glad to look your article.
Thank you so much and I am having a look forward to contact you.

Will you kindly drop me a mail? http://letsgoto.url.ph/pulauharapan26499
Jasa SEO
17 Oktober 2014 - 02:45:50 WIB

At this time I am going away to do my breakfast,
once having my breakfast coming yet again to read other news.
http://blogpulautidung.hol.es/
Jasa SEO
17 Oktober 2014 - 07:46:06 WIB

Can I just say what a comfort to discover somebody who really knows what they're discussing online.
You actually know how to bring a problem to light and make it important.
More people must read this and understand this
side of the story. I was surprised you're not more popular because you
surely have the gift. http://blogpulautidung.hol.es/
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)