Selasa, 28 Mei 2013 - 20:50:02 WIB
Pemerintah dan Pengusaha Sepakat Awasi Harga Komoditas
Diposting oleh : admin
Kategori: Ekonomi - Dibaca: 965 kali

Medan (wartamedan.com) -
Pemerintah dan pengusaha, khususnya berskala ekspor sepakat mengawasi harga komoditas di semua tingkatan. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung pencapaian program strategis ekspor, khususnya di tingkat Sumatera Utara (Sumut).
 
Hal ini terungkap dalam forum grup discussion (FGD) yang dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan sejumlah pengusaha, yang antaralain tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) dan Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo).

“Menyepakati perlunya pengawasan mutu produk ekspor yang akan diterapkan secara lebih ketat dan transparan serta adanya penjaminan pengiriman kelancaran arus barang ekspor sampai ke buyer (pembeli), sesuai jadwal yang telah disepakati. Selain itu, ada juga pengawasan penggunaan lahan dan perubahan peruntukan lahan produksi. Selanjutnya, pemerintah dan pengusaha juga akan melakukan pengawasan stabilisasi harga yang baik di semua level,” kata Kasie Ekspor Hasil Pertanian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut Fitra Kurnia, di Medan, Senin (27/5).

Dikatakannya, FGD tersebut bertujuan mencari masukan melalui diskusi seluruh pemangku kepentingan. Sehingga, kata dia, masalah-masalah yang timbul bisa diselesaikan dengan mencari solusi yang paling tepat. “Pemerintah selalu terbuka. Jadi sudah terus berupaya menggandeng pengusaha dalam upaya penetapan program strategis produk utama Sumut. Karena ekspor produk pertanian dan perkebunan Sumut memang cukup diminati buyer," jelas Fitra.

Sementara untuk komoditas kelapa sawit, lanjut Fitra, status Sustainable Product berbeda dengan sertifikasi Indonesian Sustainble Palm Oil (ISPO). Karena pemberlakuan ISPO terhadap produk kelapa sawit merupakan komitmen pemerintah RI terhadap lingkungan. Sedangkan upaya bersama yang dilakukan dalam Sustainable Product meliputi kegiatan promosi dan advokasi kelapa sawit di mancanegara. Selain itu ada juga peremajaan tanaman, peningkatan kualitas SDM petani, pengembangan infrastruktur di kebun rakyat, pengembangan terminal khusus sawit di pelabuhan dan kegiatan Litbang bibit unggul kelapa sawit.

Sekjen Gapkindo Sumut, Edy Irwansyah, mengatakan, pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk mendukung perdagangan karet yang berkelanjutan. "Upaya yang akan kami lakukan di antaranya tata niaga bahan olahan karet (bokar) dan mutunya. Baru akan kami upayakan kelancaran arus barang, dukungan regulasi dari pemerintah, dukungan infrastruktur dan stabilitas harga," katanya.
 
 
-mdbs-



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)