Selasa, 2 Juli 2019 - 16:38:28 WIB
Bantah Perpres 37/2019 Hidupkan Dwi Fungsi ABRI, Menpan-RB: Itu Sudah Tidak Dibutuhkan
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Nasional - Dibaca: 96 kali

Medan (wartamedan.com) -

Menpan-RB Syafruddin mengatakan, Pepres Nomor 37 Tahun 2019 tentang Jabatan Fungsional TNI diterbitkan tidak untuk menghidupkan kembali dwifungsi ABRI. Ia pun membantah Perpres 37/2019 sebagai upaya pintu masuk TNI ke pemerintahan.

“Tidak ada pemikiran, wacana untuk menggeser masuk TNI, Polri masuk ke ranah-ranah seperti dulu. Itu sudah lewat dan tidak dibutuhkan,” kata Syafruddin di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Menurutnya, penerbitan Perpres 37/2019 hanya mendistribusikan perwira TNI ke sebelas kementerian dan lembaga ke jabatan fungsional, seperti tim analisis, tenaga ahli, dan jabatan fungsional lainnya.

“Jadi bukan struktural. Yang sudah disetujui itu jabatan fungsional karena memang namanya dinamika situasi, kebutuhan, tantangan global, perlu ahli, tenaga-tenaga teknis di bidangnya. Karena jurusan-jurusan sudah semakin teknis,” kata purnawirawan jenderal bintang tiga Polri itu.

“Apa yang terjadi sekarang di ilmu pengetahuan teknologi, sudah spesifik, jadi dibutuhkan juga orang yang menguasai secara spesifik,” tuturnya.

Ia meminta masyarakat tak perlu terlalu curiga soal penerbitan Perpres 37/2019 itu. Syafruddin menegaskan dirinya tidak berniat untuk menghidupkan kembali dwifungsi ABRI.

“Saya ulangi lagi, tidak ada niatan TNI secara struktural maupun individu mau ditarik ke ranah lain. Adik-adik kami, generasi penerus di TNI, Polri maunya profesional dan dididik secara profesional,” katanya.

Syafruddin menerangkan, nantinya hanya Menhan Ryamizard Ryacudu dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang bisa mendistribusikan para prajurit TNI ke jabatan fungsional sesuai dengan Perpres 37/2019 itu.

“Adapun jabatan di kementerian dan lembaga itu sesuai UU, sesuai kebutuhan dan permintaan. Kalau kementerian dan lembaga enggak minta, enggak ada TNI-Polri mendorong-dorong anak buahnya ke kementerian dan lembaga, enggak ada itu,” tuturnya.

 

 

-a1/woc-




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)