Selasa, 28 Mei 2019 - 02:10:57 WIB
MK Telah Terima 252 Permohonan Sengketa Pileg 2019
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Politik - Dibaca: 192 kali

Medan (wartamedan.com) -

Mahkamah Konstitusi (MK) telah menerima sebanyak 252 permohonan sengketa untuk perkara pemilihan legislatif hingga saat ini.

“Sampai tadi pagi MK sudah menerima 252 permohonan untuk perkara pileg,” ungkap Juru bicara MK, Fajar Laksono di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019).

Fajar mengatakan 252 permohonan gugatan sengekat pileg itu terdiri dari 243 sengketa hasil pileg DPR/ DPRD dan 9 lagi itu diajukan oleh calon anggota DPD.

“Tapi itu belum mencerminkan jumlah perkara sebab itu nanti akan diverifikasi lagi. Sehingga nanti jumpah fix perkaranya baru diketahui setelah proses penelaahan,” tuturnya.

Meski begitu, Fajar membuka kemungkinan jumlah gugatan itu masih bisa bertambah. Sebab, MK belum menerima semua berkas permohonan yang telah bagi pihak uang sudah mengambil Nomor Urut Pendaftaran Perkara (NUPP) sebelum batas waktu akhir yakni pukul 01.46 WIB.

“Jadi semalam banyak pemohon yang sudah mengambil nomor antrian datang sebelum jam 01.46 WIB. Tetapi karena pelayanan ini membutuhkan waktu sehingga petugas kami termasuk pemohon harus diberikan kesempatan untuk sahur. Kita kemudian mengambil keputusan untuk break terlebih dahulu dan dilanjutkan jam 08.00 WIB. Artinya jam 08.00 WIB tadi sudah punya nomor antrian sejak tadi malam,” jelas Fajar.

“Kemungkinan masih bisa bertambah, sembab MK tidak lantas kemudian menutup begitu ya,” tambah Fajar.

Sebagaimana diketahui, pengajuan permohonan sengketa pemilu mulai dibuka di MK sejak Selasa 21 Mei terhitung sejak KPU menetapkan hasil suara Pemilu 2019. Pengajuan gugatan untuk pileg akan diselesaikan hingga Jumat hari ini pukul 01.46 WIB, sedangkan untuk gugatan hasil pilpres ada perpanjangan waktu, yakni pada hari yang sama tapi hingga pukul 24.00 WIB.

 

 

 

-a1/anc-




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)