Rabu, 22 Agustus 2018 - 02:42:55 WIB
MUI Minta Umat Islam Hargai Perbedaan Hari Perayaan Idul Adha 1439 H
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Politik - Dibaca: 213 kali

Medan (wartamedan.com) -

Banyak masyarakat sudah melaksanakan Salat Idul Adha 1439 H pada hari ini, Selasa (21/8/2018). Terkait hal itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau kepada umat Islam untuk tidak mempertentangkan perbedaan pelaksanaan hari raya Idul Adha.

“MUI mengharapkan kepada umat Islam untuk bisa menerima perbedaan Idul Adha ini dengan dewasa, sikap tasamuh dan toleran, saling menghargai dan menghormati,” ujar Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi, Selasa (21/8/2018).

Zainut menjelaskan, MUI di dalam menentukan awal Ramadan, Syawal dan Dzulhijjah selalu berpedoman pada Fatwa MUI No. 2 Tahun 2004 yaitu dengan menggunakan methode rukyatul hilal dan hisab.

“Pada sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama pada tanggal 11 Agustus 2018, setelah mendengarkan laporan dari tim pemantau hilal di 92 titik pengamatan hilal di seluruh Indonesia, menunjukkan bahwa posisi hilal masih di bawah ufuk atau minus satu derajat 43 menit sehingga hilal tidak mungkin untuk dilihat (imkanur ru’yah),” papar dia.

“Untuk hal tersebut sidang isbat menetapkan bulan Dzulkaidah 1439 H disempurnakan dengan cara istikmal, artinya digenapkan 30 hari, sehingga tanggal 1 Dzulhijjah diputuskan jatuh pada Senin 13 Agustus 2018 dan hari raya idul Adha jatuh pada tgl 10 Dzulhijjah 1439 H bertepatan dengan tanggal 22 Agustus 2018,” sambung Zainut.

Adapun, lanjutnya, terjadinya perbedaan penetapan jatuhnya Idul Adha antara Arab Saudi dengan Indonesia tahun ini karena ada perbedaan mathla’ atau lokasi terbitnya hilal. Meski di Indonesia lebih awal dari sisi waktu karena perhitungan matahari, tapi karena hilal yang terlihat di mathla’ berbeda, menyebabkan perbedaan menentukan 1 Dzulhijjah.

“Bagi sebagian umat Islam yang mengikuti penetapan isbatnya sesuai dengan negara Arab Saudi hari ini sudah berlebaran karena 1 Dzulhijjahnya jatuh hari Ahad, 12 Agustus 2018. Sementara sebagian umat Islam yg lain di Indonesia sekarang masih melaksanakan ibadah puasa Arafah dan baru berlebaran esok hari karena penetapan 1 Dzulhijjahnya jatuh pada hari Senin 13 Agustus 2018,” katanya.

Oleh karenanya, MUI mengharapkan kepada umat Islam untuk dapat menerima adanya perbedaan terkait penetapan Idul Adha 1439 H.

“Dengan sikap dewasa, tasamuh, toleran, dan saling menghargai pendapat masing-masing,” tukasnya.

 

 

 

-a1/woc-




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)