Selasa, 31 Juli 2018 - 07:41:37 WIB
DPRD Desak Satpol PP Segera Relokasi Pedagang Pasar Timah
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Medan - Dibaca: 130 kali

Medan (wartamedan.com) -

Komisi C DPRD Kota Medan mendesak Satpol PP Kota Medan segera merelokasi pedagang Pasar Timah, agar pasar tersebut segera direvitalisasi.

“Gugatan sekelompok pedagang yang mempermasalahkan surat IMB tempat penampungan hingga ke tingkat MA seharusnya tidak menggangu proses pembangunan gedung pasar. Secepatnya segera direlokasi pedagang disana,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Medan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pemko Medan, Satpol PP dan pengembang Pasar Timah, Senin (30/7/2018).

Satpop PP sendiri, kata Hendra, telah diperintahkan Pemko Medan berulang kali untuk merelokasi pedagang. Namun, proses relokasi pedagang ke tempat penampungan yang tak jauh dari lokasi pasar semula justru terhambat penolakan pedagang.

“Satpol PP dan pengembang untuk mengedukasi dan mensosialisasi kembali terkait proses relokasi tersebut. Bilang sama pedagang, ini bukan penggusuran, tapi relokasi untuk revitalisasi demi kepentingan pedagang juga,” saran Hendra.

Anggota Komisi C, Dame Duma Sari, menegaskan Pemko Medan sudah seharusnya bersikap tegas kepada pedagang. “Jangan hanya karena penolakan dari pihak-pihak tertentu, program yang sudah bertahun-tahun jadi tak jalan,” ungkapnya.

Apalagi, kata dia, terakhir kali Pemko Medan telah menyurati Satpol PP untuk segera merelokasi pedagang pada 26 Juli kemarin. “Waktunya sudah ada. Segera jalankan dalam waktu dekat,” tegasnya.

Apalagi, kata dia, gugatan pedagang itu hanya sebatas administrasi dan tidak ada hubungannya dengan proses hukum yang berkaitan langsung dengan proses pembangunan. “Itu yang mereka gugat adalah masalah IMB tempat penampungan sementara. Bukan masalah gedung pasar,” ungkapnya.

Sementara Kepala Subbagian Hukum Pemko Medan, Rahma, mengungkapkan Pemko Medan telah menyurati Satpol PP untuk segera merelokasi pedagang pada 27 Juli 2018 lalu. “Terakhir Pemko menyurati Satpol PP per tanggal itu. Seharusnya sudah dijalankan,” katanya.

Sekretaris Satpol PP Kota Medan, Rakhmat Harahap, mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan segera merelokasi pedagang berlandaskan surat dari Pemko Medan.

Sedangkan Asisten Umum Pemko Medan, Ikhwan Habibi Daulay, mengungkapkan sepanjang 2018 Pemko Medan melalui Satpol PP telah berupaya merelokasi pedagang berulang kali. “Namun karena masih ada penolakan dari pedagang, dan pertimbangan masalah keamanan, kami tunda lagi,” katanya

Kondisi demikian menyebabkan proses pembangunan gedung pasar belum bisa dijalankan karena pedagang masih menempati lokasi pasar yang lama. Adapun tempat penampungan sementara pedagang bersebelahan dengan lokasi pasar saat ini.

Masalah ini sendiri bermula saat ada penolakan dari pedagang. Mereka menggugat IMB tempat penampungan dan kini masih diproses pada tingkat kasasi di MA. Sebelumnya, berdasarkan putusan Pengadilan dan Pengadilan Tinggi, tidak ada pembatalan proses pembangunan.

Sementara itu pengembang Pasar Timah, Sumandy Wijaya, mengatakan dirinya sangat senang mendengar hasil rapat ini.  Sebab,  semua proses sudah dilalui.

“Saya berharap,  agar Satpol PP Pemko Medan segera melakukan relokasi pasar secepatnya.  Dan dapat mensosialisasikan langsung kepada pedagang, agar prosesnya berjalan lancar”, katanya. 

Dikatakannya,  masalah perizinan sudah diselesaikan. Dan relokasi pemindahan pedagang akan dilakukan tidak jauh dari Pasar Timah, sebutnya. Disebutkannya,  dirinya juga telah melakukan puluhan kali sosialisasi  kepada pedagang.  Bagaimana tekhnik relokasinya,  itu semua saya serahkan kepada pihak Satpol PP agar dalam minggu ini dapat selesai dengan cepat.

 

 

-a1/sbc-




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)