Rabu, 3 Agustus 2016 - 02:09:58 WIB
Pedagang Pasar Aksara Korban Kebakaran Mengadu Ke DPD RI
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Medan - Dibaca: 510 kali

Medan (wartamedan.com) -

Para pedagang Pasar Aksara yang belum mendapatkan tempat relokasi mengadu ke Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sumatera Utara, Jalan Gajah Mada, nomor 32, Medan.

Kedatangan mereka ke Kantor DPD RI Sumut disambut Anggota DPD RI, Dedi Iskandar Batubara, untuk menindaklanjuti tempat relokasi yang sampai saat ini belum diatasi oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

"Kami mau Pasar Aksara cepat dibangun, biar kami bisa berjualan lagi," kata seorang pedagang, Boru Simarmata, Selasa (2/8).

Ia juga mengatakan, Pemko Medan sangat tidak peduli dengan nasib para pedagang Pasar Aksara. Menurut mereka, Pemko Medan terkesan hanya diam, menghindar dan menutup mata terhadap peristiwa ini.

"Kenapa mini market modern cepat dibangun, sementara pasar tradisional dibiarkan saja," ucapnya.

Anggota DPD RI Sumatera Utara yang menerima aduan para pedagang, Dedi Iskandar Batubara, berharap Pemko Medan segera memberikan tempat relokasi untuk para pedagang.

Ia menyarankan jangan sampai ada diskriminasi terhadap para pedagang terhadap peristiwa ini.

"Saran saya Pemko Medan segera merelokasi para pedagang ini biar bisa melanjutkan aktivitas ekonomi mereka, karena mereka juga perlu memenuhi kebutuhan hidup," sebut Dedi.

"Ini efek sosialnya besar, di mana situasi ekonomi kita yang sulit ini seharusnya Pemko berfikir arif untuk para pedagang ini," tandasnya.

Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Dedi Iskandar Batubara merekomendasikan agar pemerintah Kota Medan tidak melakukan perubahan peruntukan pasar tradisional Aksara yang terbakar beberapa waktu yang lalu. Hal ini disampaikannya dihadapan ratusan pedagang pasar tradisional Aksara yang mengadu ke Kantor DPD RI asal Sumatera Utara di Jalan Gajah Mada, Medan, Selasa (2/8).

"Kalau itu sekarang pasar tradisional, ya harus tetap pasar tradisional nantinya," katanya.

Dedi menjelaskan, para pedagang mengadukan persoalan relokasi yang tidak kunjung terwujud akibat perbedaan pendapat antara PD Pasar dengan para pedagang. Saat ini menurutnya, Pemerintah Kota Medan melalui PD Pasar berencana untuk menempatkan sementara para pedagang di lokasi MMTC, Deli Serdang yang tidak jauh dari lokasi. Namun hal ini ditolak oleh para pedagang dengan alasan lokasi tersebut tidak tepat sebagai lokasi berdagagang. Para pedagang mengusulkan agar tempat mereka sementara dibangun di areal parkir PT AJI yang merupakan pelataran parkir gedung yang terbakar.

"Kalau itu dimungkinkan ya apa salahnya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Tradisional Aksara mengadu ke kantor DPD RI asal Sumatera Utara di Jalan Gajah Mada, Medan. Mereka meminta DPD RI ikut membantu mereka dalam menyelesaikan persoalan relokasi sementara pasca kebakaran yang menghanguskan kios-kios tempat mereka berjualan.

 

 

 

 

-a1/adc-




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)