Rabu, 3 Juni 2015 - 19:24:15 WIB
Jam Larangan Bagi Perempuan Diterapkan Di Aceh
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Nasional - Dibaca: 577 kali

Medan (wartamedan.com) -
Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal mengatakan pemberlakuan jam malam bagi perempuan merupakan instruksi Gubernur Aceh.

Ia mengatakan, instruksi tersebut disampaikan kepada seluruh bupati/wali kota se Provinsi Aceh. Artinya, jam malam bagi perempuan ini bukan hanya berlaku di seluruh wilayah Aceh.

"Jam malam bagi perempuan ini merupakan instruksi Gubernur Aceh, bukan perintah Wali Kota Banda Aceh," tegas Illiza, di Banda Aceh, Rabu (3/6/2015).

Menurutnya, dalam instruksi tersebut disebutkan larangan bagi perempuan keluar rumah bersama laki-laki bukan muhrimnya. Larangan ini berlaku mulai pukul 22.00 WIB.

"Jadi apa yang marak di media sosial yang menyebutkan jam malam bagi perempuan ini merupakan perintah Wali Kota Banda Aceh adalah salah. Mereka hanya memahami sepotong-sepotong," ketus Illiza.

Untuk di Kota Banda Aceh, kata Illiza, instruksi tersebut disesuaikan dengan kondisi sebagai ibu kota provinsi. Di mana jam malam ini diperpanjang, tapi khusus bagi pekerja kafe, warung kopi, pusat perbelanjaan, dan lainnya.

"Mereka ini diperbolehkan hanya hingga pukul 11 malam. Dan ini disesuaikan dengan aturan ketenagakerjaan. Jika ada mempekerjakan lewat jam 11, bisa dicabut izinnya," katanya.

Ia menegaskan, pemerintah kota tidak akan mengatur hal-hal yang tidak adil. Namun begitu, pemerintah kota juga melihat aturan-aturan jam kerja malam bagi perempuan.

"Pemerintah kota terus berupaya melindungi pekerja perempuan. Mereka hanya boleh bekerja hingga pukul 11 malam. Dan ini ditegaskan dalam setiap perizinan. Kalau ini dilanggar, tentu izinnya dicabut," demikian Illiza. 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
-a1/inl-



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)